SEKILAS TENTANG MAKET

APA ITU MAKET? Menurut Hakim (2009:12), maket adalah tambahan atas rancangan arsitektur dan sebagai cara utama untuk menyampaikan ide dan menggambar tata ruang. Sebuah maket membantu para perancang untuk mendemonstrasikan bakat dan kualitas mereka dalam hal ide dan proyek.  Maket juga bisa sebagai alat kontrol untuk menilai sebuah gedung sebelum dibangun.  Maket yang sederhana disebut “model kerja (working model) memungkinkan perancang untuk mendapatkan solusi dan mencoba ide.  Maket mengandung segi karakter seperti lubang, proyeksi, jendela dan rancangan atap. Maket juga bisa didefinisikan sebagai sebuah bentuk tiga dimensi yang meniru sebuah benda atau objek dan biasanya memiliki skala. Jadi maket digunakan sebagai sebuah representasi dari keadaan sebenarnya menuju keadaan yang akan diciptakan. Jika dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan maket, maka dalam bahasa Inggris sering disebut dengan mock-up. Jenis-jenis maket antara lain adalah:

  • Maket arsitektur
  • Maket mekanikal
  • Maket struktural
  • Maket simulasi
  • Maket diorama

Bahan-bahan yang biasa digunakan untuk maket, antara lain adalah:

  • Acrylic
  • Karton coklat tipis
  • Karton coklat tebal
  • Kertas ivory tipis
  • Kertas ivory tebal
  • Plastik maket
  • Kertas stiker
  • Busa empuk mudah terurai

Lem yang bisa digunakan untuk pembuatan maket antara lain lem kayu ekspress 25, lem aica aibon, lem UHU. Bahan-bahan yang lain yang diperlukan:

  • Multipleks 9 mm atau 1,2 mm.
  • Cat tembok (hijau tua/hijau muda).  Dipilih cat tembok kualitas bagus
  • Cat pilok (orange, merah bata/red offset, merah, putih, hitam, hijau)

Alat-alat untuk membuat maket:

  • Cutter dan isi cutter
  • Penggaris besi 10 cm, 20 cm, 100 cm.
  • Tang biasa dan tang potong
  • Kabel yang bisa diurai
  • Gergaji untuk pemotong multiplek
  • Gunting
  • Pinset
  • Kuas kecil dan besar.

Nara Sumber: Ir. Hening Prabandiyo Utaryo, IAI.

DIENG PLATEAU (Dataran Tinggi Dieng)

Di kesempatan liburan setelah mencontreng pada pemilu legislatif 9 April 2009 yang kebetulan bersamaan dengan hari libur nasional paskah, ada waktu luang yang bisa saya gunakan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Kali ini kami berencana mengunjungi kawasan dataran tinggi Dieng.

Jumat, 10 April 2009, jam enam pagi kami berangkat dari Klaten, memilih jalur Magelang, Temanggung, Wonosobo. Setelah melewati Parakan dan mulai memasuki wilayah Kabupaten Wonosobo, jalur yang dilewati adalah jalan berkelok diantara gunung Sindoro dan Sumbing. Continue reading

KONTEKSTUAL DALAM ARSITEKTUR

(Sebuah Konsep Dasar Perencanaan Bentuk dan Penampilan Bangunan)


Istilah ”kontekstual” bila diartikan dalam bahasa Indonesia adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kondisi keterkaitan. Dengan kata lain konstektual bisa diartikan adanya keterkaitan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. Di bidang arsitektur, dalam sebuah proses perencanaan dan perancangan, perlu diperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan karya baru yang direncanakan. Hal-hal yang mempunyai keterkaitan tersebut antara lain adalah lingkungan, budaya, gaya regional, karakter masyarakat, sejarah, dll.

Continue reading

Dasar-Dasar Perencanaan Bangunan Tahan Gempa

Sebuah struktur harus mampu menahan semua beban yang diberikan kepadanya. Beban-beban struktural yang utama adalah beban gravitasi yang bekerja vertikal pada struktur. Beban ini terdiri dari beban mati dan beban hidup yang disebabkan oleh gaya tarik bumi (gaya gravitasi). Beban mati adalah berat sendiri bangunan tersebut, yang terdiri dari semua bagian gedung yang bersifat tetap seperti berat atap, dinding, lantai, balok, kolom. Continue reading

PACITAN Jawa Timur (Goa Gong dan Goa Tabuhan)

Jum’at, 2 Januari 2009, dua hari sebelum liburan anak-anak berakhir, kami (saya, suami dan anak-anak) meluangkan waktu mengunjungi Pacitan, Kabupaten di Jawa Timur yang lokasinya berbatasan dengan Jawa Tengah bagian selatan yaitu dengan kabupaten Wonogiri. Sudah sering saya mendengar tentang keindahan goa-goa yang berada di wilayah ini, tetapi baru kali ini saya mempunyai kesempatan untuk mengunjunginya. Yang cukup terkenal antara lain goa Gong dan goa Tabuhan. Nah…, dua tempat inilah yang menjadi tujuan utama kami.

Continue reading